Lokasi

Bekam Batam Bengkel Manusia Indonesia Bukan Sembarang Bekam Yayasan An Nubuwwah
Bekam Batam Bengkel Manusia Indonesia Bukan Sembarang Bekam Yayasan An Nubuwwah

Bekam Batam Bengkel Manusia Indonesia Bukan Sembarang Bekam Yayasan An Nubuwwah

Bekam Batam Bengkel Manusia Indonesia Bukan Sembarang Bekam Yayasan An Nubuwwah praktik bekam antitusukan jarum, antilancet , dan antisilet.

Di sini khusus melayani bekam diabetes, bekam jantung, bekam ginjal, bekam reguler (gangguan medis lainnya), dan ruqyah jasmani maupun hunian.

Call Center (SMS/WhatsApp) 

(+62) 813-2871-2147

Jam Praktik

Setiap hari 07.30–20.30 WIB (wajib perjanjian)

Website Resmi

www.bekam.or.id 
www.ruqyah.or.id 
www.an-nubuwwah.or.id 
www.bekambatam.web.id 

Tentang Kami

Bengkel Manusia Indonesia Yayasan An Nubuwwah Batam berpengalaman selama 27 tahun melayani pasien dengan kondisi kesehatan dengan tingkat keparahan yang beragam. 

Pendampingan terapi dilakukan secara profesional dengan tetap mengutamakan ikhtiar, doa, dan tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Sang Pemilik Kesembuhan.

Tersedia layanan ruqyah untuk membantu penanganan gangguan spiritual dan psikologis sesuai tuntunan Al-Qur’an.

Landasan Keyakinan

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku” (QS. Asy Syu’ara 80)

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah (bekam)” (HR. Muslim)

Mengapa Memilih Kami?

Berpengalaman

Menangani berbagai kebutuhan terapi kesehatan dan ruqyah dengan pendekatan yang profesional dan penuh empati.

Aman dan Nyaman

Mengutamakan kebersihan, kenyamanan pasien, dan metode terapi yang sesuai syariat.

Jasmani dan Rohani

Bekam dan ruqyah menjadi sarana ikhtiar untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus ketenangan jiwa.

Layanan Privat

Tersedia layanan khusus dan kunjungan berdasarkan kebutuhan pasien, baik dalam kota, luar kota, antarprovinsi, maupun luar negeri.

Ikhtiar Menuju Kesembuhan

“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia juga menurunkan obatnya” (HR. Bukhari)

Kesembuhan adalah milik Allah. Tugas kita adalah berikhtiar dengan cara yang baik, disertai doa, kesabaran, dan berserah diri (tawakal) kepada-Nya.

Related Articles